Pengalaman dengan bisnis online ( selain DBS )
Semua berawal dari krisis ekonomi global.Sehingga membuat saya dan kawan-kawan di tempat saya bekerja harus putar otak untuk mencari tambahan demi mencukupi kebutuhan hidup.Awal bulan maret 2009 saya mulai kenal bisnis online,mulai dari situ saya belajar blogging ( sampai lahirlah blog saya yaitu http://www.o-begitu.blogspot.com yang sampai saat ini sudah di kunjungi lebih dari 5000-an visitor),ikut bisnis online yang katanya bisa “kaya” dengan Sistem Mesin Uang Otomatis-nya ( SMUO ) .seperti internetsukses.com,iklanmassal.com,Investasimandiri.com,program PTC ( donkeymail,Getpaidmail dll) namun semuannya tidak / belum bisa menghasilkan.Tapi setelah saya pikir-pikir kembali SMUO itu menurut saya menjadi “Sistem Menguras Uang Otomatis”.Karena kalau kita tidak benar-benar teliti akan terjerumus.Saya hitung-hitung total uang yang saya keluarkan untuk bisnis online tersebut hampir menembus angka 1 juta rupiah.Tapi semua belum bisa menghasilkan,bahkan balik modalpun belum.Tapi saya tidak merasa tertipu dan tidak mengklaim mereka penipu( mungkin usaha saya yang kurang keras ) saya anggap ini sebagai pengalaman yang sangat berharga sekali.Sampai akhirnya saya kenal DBS.
Saya kenal DBS
Saya resmi menjadi member DBS tanggal 6 Juli 2009 jam 20:30 WIB.Itupun saya di aktifasikan oleh Pak Dhe ( Ir.Suprijono ) sekaligus upline jauh di atas saya yang tinggal di Bandung +/- 5 Km dari kantor pusat DBS yaitu Surapati Core Blok J-7 Jl PHH. Mustafa no.39 Bandung Telf: 022-87241426 Fax: 022-87241427.Saat itu saya tidak langsung aktif menjalankan bisnis ini karena harus menunggu staterkit dari Bandung.Setelah saya terima paket starterKit kemudian saya pelajari sistemnya dan saya baca berulang – ulang sampai paham benar.Maklum upline saya jauh, satu di Bandung dan satunya lagi di Jogja sementara saya berada di kota Tangerang.Jadi mau tidak mau saya harus belajar sendiri.Jika saya sudah kepentok ketemu masalah yang tidak tahu saya baru sms dan jarang sekali by phone karena kembali lagi ke kondisi ekonomi saya yang pas-pasan.Saya harus mandiri !.
Daftar DBS di bayarin Bapak
Sebenarnya saya sudah lama di tawari bisnis DBS ini sama teman SMAN 3 di Cilacap ( Mulas Hardiyanto )cuman yaitu tadi masalah keuangan lagi yang menjadi kendala.Saat itu saya belum gabung dengan DBS.Sampai beberapa bulan berjalan,suatu saat bapak saya menawarkan bisnis DBS ini.
“Pak, saya sebenarnya tertarik dan mau gabung tapi saya tidak punya uang untuk bayarnya”itulah ucapan saya kepada bapak saya waktu itu.
“Masalah uang gampang nanti bapak yang bayarin yang penting kamu mau saja”
Jadi boleh di kata saya ikut gabung DBS ini hanya modal nol rupiah alias modal dengkul.Semua berkat bapak saya yang selalu memberi semangat untuk berubah.Berubah dari segala kesulitan ekonomi keluarga saya.
Sejujurnya keadaanlah yang membuat saya memutuskan untuk “fight” di bisnis DBS
Semenjak pabrik tidak ada lemburan saya harus putar otak lagi untuk mencari sampingan.Semua orang tahu buruh pabrik apabila tidak ada lemburan pasti pusing tujuh keliling.Maklumlah saya juga seorang buruh pabrik.Sementara saya harus memberi nafkah istri dan 1 orang anak yang sekarang sudah masuk 1 SD.
Adalah sebuah pertanyaan besar yang merubah pola pikir hidup saya :
Dari pola pikir kerja untuk mendapat gaji ke pola pikir kerja untuk membangun aset,
“Saat ini ( 2009 ) anak saya duduk di SD,enam tahun kemudian SMP,tiga tahun kemudian SMA,kuliah di tambah lagi kebutuhan hidup akan terus naik.Memang gaji tiap tahun naik,tapi apalah artinya jika gaji naik kebutuhan pun ikut naik.Apa solusi cerdas untuk masalah saya ini “
“Pada saat saya sudah tidak mampu lagi bekerja apa yang bisa saya berikan untuk menghidupi keluarga saya ?, apa harus bergantung pada orang lain ? Tidak Mungkin !Apa solusi cerdas untuk masalah saya ini “
Di bisnis DBS ini saya di ajarkan untuk bagaimana membangun aset dengan modal kecil tapi dengan resiko yang nyaris tidak ada.Aset inilah yang nantinya bisa berguna untuk merubah masa depan keluarga saya.
Alkhamdulillah,sampai saat ini mitra kerja di bawah saya ( down line )sudah mencapai 41 orang itu saya peroleh +/- 1.5 bulan.Hal itu tidak saya duga sebelumnya.Jujur saya katakan sistem DBS sangat luar biasa di banding dengan bisnis sejenis lainya.Oleh karena itulah banyak teman-teman yang gabung.Semua itu adalah teman-teman senasib seperjuangan di pabrik saya.Walaupun masih sedikit tapi saya optimis karena “Sesuatu yang besar pasti di mulai dari yang kecil”.Semoga menjadi awal yang baik.
Semoga bermanfaat . . .
skip to main |
skip to sidebar
Mengenai Saya
- DBS Teamwork
- Saya biasa di panggil Bang Ucup ( DBS3779327 )Saya karyawan pabrik yang punya pemikiran "Sampai kapan kita akan menjadi karyawan terus ? sampai kapan gaji kita akan bersama kita terus ? Apa yang kita lakukan apabila kita sudah tidak produktif lagi..."
Anda perlu tahu
Back on top ^
created by Nuvio | Webdesign
Ken ahlin | Converted to XML Blogger Template by ThemeLib